Jaman dahulu di negeri China hidup seorang panglima perang yang sangat terkenal, terkenal dengan keahlian memanah. Pada suatu hari panglima perang ingin memperlihatkan keahliannya kepada para prajuritnya. "Sediakan papan sasaran dan 100 buah anak panah, perintah panglima kepada prajuritnya..". Dan dengan tangkasnya..shuuut..shuut…shuut 100 anak panah menancap tepat di sasarannya.
“…Luar biasa…luar biasa..para prajurit dan rakyat menyaksikan ini bersorak takjub….”
Tak berapa lama kemudian datang seorang penjual minyak tanah yang sudah tua dan berkata :
“…Kepandaian Panglima itu didapat dari hasil berlatih sejak kecil dan terus menerus…”
Semua orang menoleh kearah penjual minyak tanah itu. Penjual minyak tanah tahu bahwa perkataanya mengundang reaksi kurang bersahabat. Lalu si penjual minyak tanah beranjak dari tempatnya dan mengeluarkan satu buah koin kuno dengan lubang kecil di tengahnya. Koin itu dia letakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Lalu dengan penuh keyakinan dia mengambil gayung berisi minyak dan menuangkan dari atas melalui lobang koin tadi. Tak berapa lama kemudian botol kosong tersebut psudah berisi minyak, dan tanpa terlihat minyak yang berceceran.