Aya nini-nini, rek balik ti pasar ka imahna numpak beca.
Si Nini nawar ongkos beca..
Nini: Mang Nini rek balik ka imah, 5.000 nya !
Tk. Beca: Teu kenging Ni, upami 15.000 abdi kersa..
Nini: Nya geus atuh, 7.500 nya.. !
Tk. Beca: Teu tiasa Ni, 15.000 wae..
Nini: Ih si Emang teh.., meni hese pisan. Geus lah, 10.000 nya..!
Tk. Beca: Ih ari Nini.., pan saur abdi ge 15.000.. Kecuali upami Nini kersa ngaboseh nyalira !
Nini (bari keuheul, cle numpak beca): Nya enggeus lah ari keukeuh 15.000 mah.., Pek tah 15.000.., ngan teangan sorangan imah Nini, moal dibejaan siah.. !!!
(This blog content telling story and Motivation story from BlackBerry Messenger. Hopefully, Indonesian Citizen who live in aboard or other Citizen who ever live in Indonesia and understanding Bahasa Indonesia, longing Indonesia’s humor, enjoying this sharing). Blog ini berisi kumpulan cerita dari BlackBerry Messenger dan cerita motivasi lainnya. Diharapkan WNI yang ada di LN atau Orang asing yang pernah tinggal di Indonesia, kangen dengan humor Indonesia dapat menikmati sharing ini.
Tampilkan postingan dengan label tukang becak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tukang becak. Tampilkan semua postingan
6 Jan 2012
19 Okt 2011
Cerita...Si burung beo
Seorang pria mempunyai seekor burung beo yang pandai...
Suatu hari ia melatih beo itu berbicara.
Ketika seorang pedagang bakso lewat,sambil bersembunyi di balik pohon ia membisiki burung beonya, "Beo, ayo teriak:
Tukang bakso, Bego lu!"
Si beo dengan lancarnya menirukan ucapan itu,
"Tukang bakso, Bego lu!"
Si tukang bakso bingung karena tak melihat seorang pun di situ.
Lalu lewat lagi seorang tukang becak.
Kembali pemilik beo membisiki beonya "Ayo Beo, teriak, tukang becak, bego lu!"
Si Beo mengikuti perintah majikannya, beo itu berteriak lagi, "Tukang becak, bego lu!"
Lalu lewat seorang pria Berbadan Besar, penuh Tattoo dan Menyeramkan.., nampaknya sih Preman.
Si pemilik Beo membisiki beonya lagi,
"Ayo beo, teriak;
eh Preman, Bego lu!!"
Si Beo menoleh ke arah majikannya dan berkata,
"Lu aja deh Bos yg ngomong..,, coba gue ♏åϋ liat..berani Nggak..???"
Suatu hari ia melatih beo itu berbicara.
Ketika seorang pedagang bakso lewat,sambil bersembunyi di balik pohon ia membisiki burung beonya, "Beo, ayo teriak:
Tukang bakso, Bego lu!"
Si beo dengan lancarnya menirukan ucapan itu,
"Tukang bakso, Bego lu!"
Si tukang bakso bingung karena tak melihat seorang pun di situ.
Lalu lewat lagi seorang tukang becak.
Kembali pemilik beo membisiki beonya "Ayo Beo, teriak, tukang becak, bego lu!"
Si Beo mengikuti perintah majikannya, beo itu berteriak lagi, "Tukang becak, bego lu!"
Lalu lewat seorang pria Berbadan Besar, penuh Tattoo dan Menyeramkan.., nampaknya sih Preman.
Si pemilik Beo membisiki beonya lagi,
"Ayo beo, teriak;
eh Preman, Bego lu!!"
Si Beo menoleh ke arah majikannya dan berkata,
"Lu aja deh Bos yg ngomong..,, coba gue ♏åϋ liat..berani Nggak..???"
Langganan:
Postingan (Atom)