Seorang pria mempunyai seekor burung beo yang pandai...
Suatu hari ia melatih beo itu berbicara.
Ketika seorang pedagang bakso lewat,sambil bersembunyi di balik pohon ia membisiki burung beonya, "Beo, ayo teriak:
Tukang bakso, Bego lu!"
Si beo dengan lancarnya menirukan ucapan itu,
"Tukang bakso, Bego lu!"
Si tukang bakso bingung karena tak melihat seorang pun di situ.
Lalu lewat lagi seorang tukang becak.
Kembali pemilik beo membisiki beonya "Ayo Beo, teriak, tukang becak, bego lu!"
Si Beo mengikuti perintah majikannya, beo itu berteriak lagi, "Tukang becak, bego lu!"
Lalu lewat seorang pria Berbadan Besar, penuh Tattoo dan Menyeramkan.., nampaknya sih Preman.
Si pemilik Beo membisiki beonya lagi,
"Ayo beo, teriak;
eh Preman, Bego lu!!"
Si Beo menoleh ke arah majikannya dan berkata,
"Lu aja deh Bos yg ngomong..,, coba gue ♏åϋ liat..berani Nggak..???"
(This blog content telling story and Motivation story from BlackBerry Messenger. Hopefully, Indonesian Citizen who live in aboard or other Citizen who ever live in Indonesia and understanding Bahasa Indonesia, longing Indonesia’s humor, enjoying this sharing). Blog ini berisi kumpulan cerita dari BlackBerry Messenger dan cerita motivasi lainnya. Diharapkan WNI yang ada di LN atau Orang asing yang pernah tinggal di Indonesia, kangen dengan humor Indonesia dapat menikmati sharing ini.
Tampilkan postingan dengan label burung beo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung beo. Tampilkan semua postingan
19 Okt 2011
21 Sep 2011
Cerita...Burung Beo
Seorang ibu pergi ke pet shop dan melihat burung Beo yang indah.
Harganya 50 ribu. "Kok murah?" tanya ibu itu pada pemilik toko.
Si pemilik menjawab, "Beo ini dulunya dipelihara di rumah bordil jadi sering ngomong jorok, makanya ga ada yang mau beli".
Si ibu berpikir sejenak & memutuskan untuk membeli burung yang indah itu.
Ia membawa pulang dan menaruhnya di sangkar di ruang tamu.
Burung itu melihat ke sekeliling ruangan, lalu melihat ibu itu dan mulai ngoceh, "Rumah baru, germo baru".
Ibu itu kaget tapi menganggapnya lucu.
Saat anak gadisnya pulang dari sekolah, burung itu melihatnya dan teriak, "Rumah baru, germo baru, perek baru".
Si anak dan ibu itu merasa sedikit tersinggung tapi akhirnya bisa mengerti.
Beberapa saat kemudian bayu, suami si ibu, pulang dari kantor.
Burung itu melihatnya dan teriak, "Ciluuuuk baaa! Halo om bayu... ketemu lagi!" ː̗̀(☉,☉)ː̖́=))
Si ibu lgsung teriak : baaayyyyyyyyuuuu..!!!>
Harganya 50 ribu. "Kok murah?" tanya ibu itu pada pemilik toko.
Si pemilik menjawab, "Beo ini dulunya dipelihara di rumah bordil jadi sering ngomong jorok, makanya ga ada yang mau beli".
Si ibu berpikir sejenak & memutuskan untuk membeli burung yang indah itu.
Ia membawa pulang dan menaruhnya di sangkar di ruang tamu.
Burung itu melihat ke sekeliling ruangan, lalu melihat ibu itu dan mulai ngoceh, "Rumah baru, germo baru".
Ibu itu kaget tapi menganggapnya lucu.
Saat anak gadisnya pulang dari sekolah, burung itu melihatnya dan teriak, "Rumah baru, germo baru, perek baru".
Si anak dan ibu itu merasa sedikit tersinggung tapi akhirnya bisa mengerti.
Beberapa saat kemudian bayu, suami si ibu, pulang dari kantor.
Burung itu melihatnya dan teriak, "Ciluuuuk baaa! Halo om bayu... ketemu lagi!" ː̗̀(☉,☉)ː̖́=))
Si ibu lgsung teriak : baaayyyyyyyyuuuu..!!!>
Langganan:
Postingan (Atom)